Komunitas Sastra

Komunitas Jaguar

Nama : Komunitas Jaguar
Alamat : Jl. Jagir Wonokromo Wetan 53 Surabaya
Nomor Telepon :(031)8492046
Alamat Email : teaterjaguar@yahoo.com
Situs Web : http://komunitasjaguar.wordpress.com/
Deskripsi : Jaguar adalah nama sebuah komunitas yang awalnya terdiri dari remaja masjid kampung JAGir UtARa Surabaya. Mulai berkiprah sejak tahun 1975 dengan berbagai kegiatan khas remaja saat itu. Mulai dari olahraga, gerak jalan, pementasan musik di acara-acara kampung hingga menggelar pertunjukan sandiwara pada event-event Peringatan Hari Besar Nasional maupun Hari Besar Keagamaan.

Lambat laun, komunitas ini menemukan format baru yakni menjadi kelompok Teater.
Berbeda dengan kelompok-kelompok teater di kota Surabaya saat itu pada umumnya, kelompok ini nyaris tak terdengar oleh wilayah pusat kesenian yang saat itu berporos di DKS (Dewan Kesenian Surabaya) dan BMS (Bengkel Muda Surabaya). Anehnya, teater Jaguar justru lebih akrab di tengah-tengah masyarakat dunia pendidikan dan bahkan sangat populer di kalangan masyarakat awam kota Surabaya.

Kelompok yang dikomandani oleh Drs.Med. EM.Noeh ini begitu populer karena menjadi ‘langganan tetap’ produksi siaran TVRI Stasiun Surabaya pada era 80-90 an. Pada masa itu TVRI adalah satu-satunya siaran televisi (baca: hiburan) yang bisa diakses oleh masyarakat Surabaya bahkan Indonesia.
Program Televisi bertajuk Siaran Mimbar Agama Islam, Oratorium, Drama Remaja, Drama Televisi (Sinetron), Drama Sepekan (FTV) hampir dipastikan selalu diisi oleh Teater Jaguar. Bahkan banyak aktor-aktor teater Jaguar yang di kontrak lepas oleh beberapa produksi TVRI meskipun tidak menyertakan Teater Jaguar sebagai pengisi acaranya.

Disamping itu, banyak anggota Teater Jaguar yang menjadi pembina ekstra kurikuler seni drama di SMP maupun SMA di Surabaya, sehingga setiap pementasan drama yang digelar hampir dapat dipastikan dipenuhi oleh penonton. Kondisi ini dianggap menarik sekaligus unik, karena pertunjukan teater yang digelar oleh kelompok-kelompok teater lain dihadiri oleh sedikit penonton.

Dua faktor diataslah yang agaknya menjadi lokomotif utama yang mengakibatkan teater Jaguar pada masa 80-90an begitu dikenal oleh masyarakat Surabaya bahkan Jawa Timur. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa teater ini juga terkesan dipandang sebelah mata oleh kalangan seniman teater kota Surabaya. Beberapa alasannya mungkin adalah karena teater Jaguar jarang menampilkan karya-karya yang tidak bertendensi ‘religius’ dan berpretensi sebagai penganjur moralitas di hampir seluruh pagelarannya. Selain itu kelompok teater Jaguar juga jarang terlibat dan bersilaturrahim dengan para seniman teater kota Surabaya yang banyak berkumpul di DKS dan Taman Budaya.

Keadaan ini berubah ketika seorang anggota teater Jaguar memutuskan untuk ‘keluar’ dari habitat teater Jaguar dan melebur dengan rekan-rekan seniman teater Surabaya. Pola-pola proses kreatif dan output pertunjukan kelompok Jaguar pun ikut berubah. Aliran teater tubuh, dialog-dialog liris dengan struktur pendek, akhirnya juga diadopsi oleh lakon-lakon teater Jaguar, terutama dalam repertoar-repertoar Aurat, Khuldi yang ditulis dan di sutradarai oleh Juslifar M. Junus.

Ketika tahun 2000-an, teater Jaguar Surabaya kembali menemukan kegelisahan karena merasa tak bisa bergerak bebas dalam format ‘teater’. Karena itu kelompok ini kembali merumuskan dirinya menjadi komunitas. Sejak saat itu, kelompok ini juga mengakomodir para anggotanya yang berminat untuk menekuni dunia wira usaha, dunia pelatihan dan workshop, sesekali melakukan pertunjukan musikalisasi puisi dan beberapa kali juga masih menggelar pertunjukan teater. Terakhir kelompok ini menggelar pertunjukan berjudul PARLEMEN GOMBAL di Balai Pemuda pada tahun 2003.

Saat ini, komunitas Jaguar berusaha mengumpulkan serpihan-serpihan kreativitas dan energi yang masih diyakini oleh pendirinya yakni Drs.Med.EM.Noeh bisa menjadi wadah alternatif para anggotanya sekaligus menjawab tantangan era kecepatan informasi yang makin tak terkendali. Meskipun banyak pihak meragukan itikad baik ini, namun setidaknya masih ada beberapa anggota yang dengan ketulusan hati dan segenggam semangat menyambut ajakan positif ini. Semoga komunitas Jaguar bisa turut memberi warna dalam kancah seni budaya di kota Surabaya kembali.
Pemutakhiran

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

Pernyataan Privasi | Ketentuan Penggunaan

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia